
PAC LDII Harapan Baru Gotong Royong Dukung Pengecoran Jalan Jati 4
Samarinda (1/10) — PAC LDII Harapan Baru turut bergotong royong bersama warga RT 22 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda dalam pengerjaan pengecoran Jalan Jati 4, Minggu (27/9/2026). Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari partisipasi warga LDII dalam mendukung pembangunan lingkungan bersama masyarakat.

Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari Program Probebaya 2026 Pemerintah Kota Samarinda yang dilaksanakan di Jalan Jati 4 RT 22, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Pengerjaan dilakukan oleh Pokmas Lembuswana dengan target pengecoran sepanjang 40 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 20 sentimeter.
Program Probebaya
Probebaya adalah program Pemerintah Kota Samarinda untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masyarakat di tingkat Kelurahan yang berbasis di wilayah RT sebagai upaya mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam pembangunan infrasruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, dan sosial kemasyarakatan.
Sekitar 75 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari warga RT 22, masyarakat sekitar, serta warga LDII dari PAC Harapan Baru. Kegiatan turut dihadiri Bhabinkamtibmas Harapan Baru, Nurhadis.
Dari PAC Harapan Baru, Podo mengatakan proses pengerjaan berjalan lancar berkat kerja sama warga dan pihak yang terlibat. “Alhamdulillah, berkat kerja sama antara warga RT 22 dan juga Majelis Yayasan Al-Barokah berjalan lancar. Dari segi pengerjaan lancar semuanya,” ujarnya.
Saat kegiatan berlangsung, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 90 persen dari target pengecoran.

Sementara itu, Ketua RT 22, Sunarto, berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk turut berswadaya dalam mendukung pembangunan lingkungan. “Saya juga mengharapkan adanya material ini supaya memancing semua warga untuk ikut berswadaya, supaya pembangunan itu menjadi tuntas,” kata Sunarto.
Ia juga mengapresiasi warga dan masyarakat yang ikut membantu proses pengerjaan. “Tanpa warga kita semua, hal ini tidak akan berjalan. Kalau ada kebersamaan, hal-hal yang ada bisa cepat diatasi,” ujarnya.

Pengecoran Jalan Jati 4 memiliki anggaran sebesar Rp35 juta yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026. Pengerjaan tersebut diharapkan dapat mendukung akses masyarakat, sehingga jalan lebih aman dan nyaman untuk dilalui warga.



