Jalan Sehat LDII Samarinda Libatkan 35 UMKM, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal
2 mins read

Jalan Sehat LDII Samarinda Libatkan 35 UMKM, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

Samarinda — Kegiatan jalan sehat yang digelar DPD LDII Kota Samarinda di Lapangan Ponpes Al-Aziziyah, Minggu (30/8/2026), turut melibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 35 UMKM ikut berjualan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus menutup rangkaian kegiatan LDII selama bulan Agustus.

Keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu bagian dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Kota Samarinda menyediakan stand bagi para pelaku usaha untuk menawarkan berbagai produk kepada peserta jalan sehat.

Sekretaris DPD LDII Kota Samarinda, Damin, mengatakan pelibatan UMKM sejalan dengan program kontribusi LDII, khususnya dalam mendorong perkembangan ekonomi masyarakat.

“Dan salah satu tujuannya memang kita ingin menggerakkan UMKM lokal, sebagai salah satu program kontribusi LDII kepada negara dari DPP LDII, yaitu dengan delapan bidang kontribusi LDII. Salah satunya yaitu kita ingin menggerakkan ekonomi dari masyarakat,” ujar Damin.

Menurutnya, jumlah UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tahun ini mengalami peningkatan. Jika pada tahun sebelumnya sekitar 25 UMKM terlibat, tahun ini jumlahnya menjadi sekitar 35 UMKM.

Para peserta jalan sehatpun dapat menikmati berbagai produk dan usaha yang dikelola pelaku UMKM setempat. Salah satunya Sofyan, pemilik usaha pentol goreng, yang mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Dengan adanya acara jalan sehat yang diselenggarakan oleh LDII Kota Samarinda, kami dari UMKM sangat senang sekali,” kata Sofyan.

Ia mengatakan dagangannya habis terjual dalam waktu sekitar dua jam. “Saya jualan pentol goreng. Itu habis sembilan kilo dalam waktu dua jam, alhamdulillah omzet lumayan,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Satria, perwakilan remaja yang turut membuka usaha dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan omzet penjualan meningkat dibandingkan hari biasa, terlebih karena pelaku UMKM mendapatkan fasilitas lapak tanpa biaya.

“Omzet kami meningkat drastis. Biasanya jualan mungkin untungnya satu juta, karena ada acara jalan santai ini dan lapaknya disediakan gratis, jadi omzetnya meningkat antara dua sampai tiga juta,” katanya.

DPD LDII Kota Samarinda berencana terus mendorong perkembangan UMKM melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal. Ke depan, fasilitas bagi para pedagang juga direncanakan akan terus dilengkapi agar mereka lebih nyaman saat berjualan.

Melalui keterlibatan UMKM dalam kegiatan jalan sehat tersebut, para pelaku usaha memperoleh kesempatan bertemu langsung dengan peserta untuk memperkenalkan dan menjual produk mereka selama kegiatan berlangsung. (Aqib/LINES)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *