
Perkuat Strategi Dakwah, LDII Samarinda Bekali Anggota dengan Keterampilan Komunikasi

Samarinda (25/01) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Samarinda terus memperkuat strategi dakwah melalui peningkatan kapasitas sumber daya anggotanya. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Public Speaking and Effective Communication Skill yang digelar oleh Bagian Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) pada Selasa, 24 Januari 2026, di Ruang Laboratorium SMA Budi Luhur Kota Samarinda.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kebutuhan dakwah yang semakin menuntut pendekatan komunikatif, terstruktur, dan kontekstual. LDII memandang bahwa dakwah tidak hanya berfokus pada penguasaan materi keagamaan, tetapi juga pada strategi penyampaian pesan agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat yang beragam.
Pelatihan dikemas dalam bentuk talkshow dan penyampaian materi yang membahas aspek teknis dan strategis dakwah. Peserta dibekali pemahaman mengenai teknik public speaking, pengelolaan pesan dakwah, serta cara membangun komunikasi yang efektif dan persuasif sesuai dengan karakter audiens.

Salah satu pemateri, Edi Purwanto, menekankan pentingnya pemilihan konten dan topik dakwah sebagai bagian dari strategi komunikasi. Menurutnya, materi dakwah harus relevan dengan kondisi masyarakat, menjawab kebutuhan aktual, serta disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami tanpa mengurangi substansi nilai keislaman.
Sebanyak 60 peserta yang merupakan perwakilan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kota Samarinda mengikuti kegiatan ini. Para peserta dipersiapkan sebagai kader dakwah yang mampu mengimplementasikan strategi dakwah secara efektif di lingkungan masing-masing.
Ketua DPD LDII Kota Samarinda, Sumardi, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas komunikasi menjadi bagian penting dari arah pembinaan LDII. Ia menegaskan bahwa dakwah yang efektif memerlukan kesiapan materi dan strategi yang seimbang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota LDII dapat lebih siap dalam menyampaikan pesan dakwah yang menyejukkan, membangun, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, LDII Kota Samarinda berharap dapat membangun pola dakwah yang lebih adaptif dan terarah. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran LDII dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman secara santun, efektif, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.



